Breaking NewsPMI Malaysia

Aparat Keamanan Malaysia Berhasil Gagalkan Penyelundupan 8 Migran Asal Indonesia

Upaya seorang pria warga Malaysia dan seorang pria Indonesia untuk menyelundupkan delapan orang warga Indonesia ke Sarawak gagal ketika mereka ditangkap oleh anggota Batalyon 11 Pasukan Operasi Umum (PGA) yang sedang melakukan Operasi Benteng.

Komandan Brigade PGA Sarawak Asisten Komisaris Senior (SAC) Saini Bongkek mengatakan semua yang berusia antara 17 dan 52 tahun ditahan di sebuah mobil van di sekitar Melikin, Serian, Sarawak.

“Pemeriksaan lebih lanjut menemukan bahwa dua orang, warga Malaysia dan Indonesia diyakini sebagai tekong (calo) dan membawa delapan orang yang tidak memiliki dokumen perjalanan yang sah,” kata Saini sebagaimana dilansir media lokal Malaysia, Metro, Senin (20/9).

Lebih lanjut dia mengatakan, hasil penyelidikan menemukan bahwa pria setempat bertindak sebagai ‘pengangkut’ sekaligus sebagai tuan tanah yang mengambil dan mengirim Pendatang Ilegal (PATI) ke tujuan yang ditetapkan oleh sindikat.

Mereka diyakini menerima bayaran rata-rata RM1.800 (sekitar Rp 6,2 juta) dari migran yang diselundupkan untuk setiap ‘perjalanan’ sesuai jarak ke tujuan dengan membawa imigran ilegal yang menyelinap ke perbatasan negara melalui berbagai cara termasuk berjalan kaki dan mengendarai kendaraan.

“Sindikat juga sering mengubah modus operandinya untuk mendatangkan imigran gelap, terutama yang diuruskan oleh dalang di negara tetangga, Indonesia dan menggunakan jaringan di Malaysia untuk mengatur perjalanan dan titik transit sementara,” katanya.

Selain itu, kata dia, mereka juga licik karena terus-menerus memantau situasi keamanan di sekitarnya dan mengetahui pergerakan pasukan keamanan yang bertugas di wilayah perbatasan.

“Daerah Kuching, Serian dan Sri Aman adalah salah satu hotspot bagi imigran ilegal. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor seperti tingginya permintaan dan luasnya kesempatan kerja di sektor manufaktur, perkebunan, dan konstruksi serta faktor-faktor menarik lainnya yang dapat menjamin kehidupan yang nyaman dan aman bagi mereka,” pungkasnya. (rozi_EM)



Related Articles