Breaking News

Apakah PMI yang Meninggal di Luar Negeri karena Covid-19 Jenazahnya Bisa Dipulangkan ke Indonesia?

Salah satu persoalan PMI selain masalah gaji tidak dibayar, disekap atau dianiaya majikan, dan hilang kontak dengan keluarga adalah masalah pemulangan jenazah ketika PMI tersebut meninggal dunia di negara tempat mereka bekerja.

Pada situasi normal, sebenarnya pihak keluarga di Indonesia mempunyai dua pilihan apabila ada keluarga mereka yang menjadi PMI meninggal dunia di luar negeri, baik itu karena sakit maupun karena kecelakaan kerja, yaitu dimakamkan di negara tempat mereka bekerja atau dipulangkan ke Tanah Air.

Namun, di masa pandemi ini, apabila ada PMI yang meninggal dunia di luar negeri karena Covid-19, pihak keluarga tidak mempunyai pilihan selain harus mengikhlaskan keluarga mereka dimakamkan di luar negeri.

Bukan semata-mata karena aturan sebuah negara yang tidak mengizinkan korban Covid-19 diterbangkan keluar dari negaranya, tetapi lebih kepada persoalan teknis bahwa tidak mungkin ada maskapai penerbangan yang mau membawa jenazah korban Covid-19.

Contoh terbaru adalah PMI asal Indramayu yang meninggal dunia di Turki pada 22 Juli 2021 lalu. Awalnya, pihak keluarga meminta KBRI di Turki agar memulangkan jenazahnya. Namun, karena penyebab kematiannya adalah Covid-19, pihak KBRI menjelaskan kepada keluarga PMI bahwa tidak mungkin bisa memulangkan jenazah PMI karena tidak akan ada pesawat yang mau mengangkut jenazah korban Covid-19. Pihak keluarga pun akhirnya bisa menerima jenazah PMI tersebut dimakamkan di Turki.

Tidak hanya negara Turki, bahkan di Malaysia, apabila ada warga asing (pekerja migran) yang meninggal karena Covid-19, jangankan pesawat yang akan menerbangkan, perusahaan jasa pengiriman jenazah saja tidak akan ada yang bersedia menguruskan pemulangan ke Indonesia. ( rozi_EM)



Related Articles