Breaking News

Anak dari PMI Belum Genap Sebulan Ditemukan Meninggal, Ternyata Ini Pekerjaan Ibunya

Seorang bayi laki-laki yang berumur belum genap sebulan ditemukan meninggal oleh ibunya kemarin pagi (14/6) sekitar pukul 6 di kamarnya.

Menurut pengakuan ibunya yang bernama Tutik asal Kalirejo itu, penyebab kematiannya karena tertindih bantal milik anaknya yang besar berumur 3 tahun, karena mereka tidur seranjang.

Sebagaimana dilansir United Daily News (15/6) Tutik yang berstatus ilegal tersebut mempunyai dua orang anak dari cowoknya yang juga pekerja migran di Taiwan. Anaknya yang besar berumur 3 tahun dan bayinya belum genap satu bulan.

Selain mengasuh kedua anaknya sendiri Tutik bekerja mengasuh bayi berumur 3 bulan anak dari temannya yang juga pekerja migran.

Tutik harus bekerja untuk mencukupi kebutuhan hidup mereka juga untuk membayar kontrakan yang sudah menunggak beberapa bulan belum dibayar.

Tetangga sebelah yang mengetahui kejadian itu merasa kasihan karena harus menjaga anak-anak yang masih kecil.

“Kasihan sekali, harus merawat anak yang masih kecil, sementara suaminya menghilang, “jelasnya.

Pihak kepolisian menjelaskan, setelah dilakukan pemeriksaan hasil sementara tidak ada bekas luka atau hal aneh di tubuh bayi itu. Mereka juga sudah berkomunikasi dengan ayah bayi itu.

Sedangkan anaknya yang besar kemarin dibawa ke penampungan Dinas Sosial Taichung untuk dilakukan perawatan.

Sementara itu, imigrasi mengatakan bahwa pada bulan Mei lalu pihaknya menerima laporan dari RS kalau ada pekerja migran yang melahirkan Dan ayah bayinya tidak jelas.

Dikarenakan Tutik baru saja melahirkan, imigrasi menyuruhnya untuk tinggal di luar supaya bisa merawat bayinya sambil menunggu proses kepulangan.

Tutik awaknya masuk Taiwan dengan job menjaga pasien, kemudian ia kabur dari majikannya. Tutik menjadi PMI ilegal selama 3 hingga 4 tahun.

[HaniTW]



Related Articles