Breaking News

Aksi May Day di Taiwan: Tuntut Pemerintah Segera Mensahkan Undang-Undang Layanan Pekerja Rumah Tangga

Hari Buruh International di Taiwan tahun ini kembali diwarnai dengan aksi May Day para pekerja yang dimulai dari istana kepresidenan menuju gedung parlemen di Taipei City pada Minggu 2 Mei 2021.

Ratusan demonstran yang hadir dalam aksi May Day tersebut terdiri dari berbagai organisasi dan Serikat Pekerja di Taiwan serta gabungan dari pekerja migran dan pekerja lokal.

Salah satu tuntutan mereka adalah supaya pekerja rumah tangga atau domestic worker dimasukkan ke dalam Undang-Undang agar mereka mendapatkan perlindungan hukum.

Serikat pekerja migran di Taiwan, MENT mengatakan: “Pekerja migran perawat pasien adalah juga pekerja bukan budak, mereka menghadapi dilema dengan upah di bawah gaji standard sementara jam kerja panjang”.

Dalam lingkungan kerja yang tertutup, lanjut MENT, mereka juga menghadapi resiko yang berbahaya seperti pelecehan seksual atau perkosaan.

Terlebih lagi, pekerja migran di Taiwan tidak memiliki hak-hak ketenagakerjaan yang mendasar dikarenakan mereka tidak dimasukkan dalam UU Ketenagakerjaan.

Untuk itu, mereka menyerukan kepada pemerintah segera mengesahkan UU layanan pekerja rumah tangga untuk melindungi hak-hak pekerja migran di Taiwan. [HaniTW]



Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.