Breaking NewsPMI lainnya

54 WNI Termasuk Anak-anak Berusia 5 Tahun Ditangkap Tentara Malaysia ketika akan Masuk Melalui Jalur Gelap

Sebanyak 54 orang warga Indonesia ditangkap anggota Tentara Darat Malaysia (TDM) ketika sedang bersembunyi di Jalan Tanjung Balau, Sedili Kecil (Bio Desaru) Johor setelah gagal masuk ke negara itu secara haram (melalui jalur gelap), Senin (23/8).

Dari 54 WNI yang ditangkap tersebut, terdapat seorang anak laki-laki berusia 5 tahun, sedangkan 53 orang lainnya terdiri dari 42 orang laki-laki dan 11 wanita.

Dalam konferensi pers sebagaimana dilaporkan media lokal Malaysia, Kosmo, Selasa (24/8), pihak TDM mengatakan, operasi penagkapan ini di bawah komando Markas Divisyen Ketiga Infantri Malaysia (3 Divisyen) dalam sebuah operasi bertajuk Ops Benteng di kawasan yang menjadi tanggung jawab Briged Ketujuh Infantri Malaysia (7 Briged).

“Pada pukul 3.30 pagi, anggota petugas pos pemantau telah mendeteksi adanya pergerakan bot (perahu mesin) yang mencurigakan di kawasan Bio-Desaru, Bandar Penawar, Johor. Selanjutnya, pasukan bergerak ke lokasi dan pada pukul 5 pagi, sebanyak 54 Pendatang Asing Tanpa Izin (PATI) warga Indonesia berhasil ditangkap ketika sedang bersembunyi di tepi pantai Jalan Tanjung Balau, Sedili Kecil (Bio Desaru),” kata pihak ATM.

Barang-barang berharga termasuk uang rupiah sebesar Rp 43,5 juta dan 43 buah telepon genggam milik 54 WNI yang ditangkap ini telah disita oleh pihak keamanan Malaysia.

Selanjutnya, 54 WNI ini kemudian dibawa ke Markas Taktikal Tanjung Sepang untuk menjalani pemeriksaan kesehatan dan test Covid-19 sebelum diserahkan kepada pihak Departemen Imigrasi Malaysia di Setia Tropika, Kempas untuk proses hukum lebih lanjut. (rozi_EM)



Related Articles