Breaking NewsPMI Malaysia

30 PMI di Malaysia Ditangkap Usai Lakukan Shalat Idul Adha Tanpa Protokol Kesehatan

Ada sebanyak 30 Pekerja Migran Indonesia (PMI) ditangkap kepolisian Kerajaan Malaysia usai melaksanakan shalat Idul Adha tanpa menerapkan protokol kesehatan. Sedangkan di negara jiran tersebut tengah memberlakukan lockdown guna mencegah penyebaran Covid-19 semakin meluas.

Para PMI tersebut melaksanakan shalat Idul Adha di sebuah rumah yang berada di kawasan Taman Selayang Utama, Batu Caves, Selangor pada Rabu, 21 Juli 2021 pagi waktu setempat. Polisi awalnya mendapatkan laporan dari masyarakat setempat karena terlihat situasi yang ramai dan menimbulkan kerumunan. Menindaklanjuti laporan tersebut, kepolisian Malaysia langsung menggerebek rumah tersebut.

Dalam penggerebekan yang dilakukan, ada sebanyak 30 PMI dan seorang wanita berkewarganegaraan Malaysia juga ikut ditangkap guna dimintai keterangan. “Orang-orang ini melaksanakan shalat Idul Adha tanpa melaksanakan prokes, oleh karena itu kami bawa ke kantor polisi. Mereka telah membahayakan nyawa mereka dari virus Covid-19,” kata Zainal Mohamed.

Selain tidak menaati protokol kesehatan 20 dari 30 PMI tersebut rupanya juga tidak memiliki dokumen perjalanan yang sah dan lengkap. “Mayoritas dari mereka telah melanggar undang-undang imigrasi Malaysia dan tak mempunyai dokumen sah serta visa kerja yang sudah tidak berlaku,” tambah Zainal Mohamed. Lebih lanjutnya lagi ke-30 PMI tersebut akan dibawa ke Pengadilan Negeri Selayang, sedangkan wanita Malaysia hanya mendapatkan hukuman denda sebesar 4.000 ringgit atau senilai Rp 13,7 juta.

Darnichn.



Related Articles