Breaking News

16 Tahun Menjadi Ilegal, PMI Asal Banyuwangi Dua Kali MD Ditolak Imigrasi Karena Alasan Ini

Seorang PMI asal Banyuwangi yang 16 tahun menjadi pekerja migran ilegal di Taiwan terpaksa harus menahan kepulangannya karena ditolak oleh imigrasi ketika mau menyerahkan diri (MD).

Dalam siaran langsungnya Faisal soh hari ini (23/6), PMI tersebut mengatakan sudah dua kali datang ke imigrasi untuk MD, bahkan terakhir diusir oleh petugas disuruh mencari dokumennya.

“Sewaktu MD, karena saya tidak memiliki dokumen maka petugas imigrasi menyuruh saya sidik jari. Namun tidak ditemukan data saya di komputer. Akhirnya pihak imigrasi menyuruh saya meminta berkas dokumen ke tempat asal saya, “jelas PMI yang mengaku pertama masuk Taiwan pada tahun 2006 lalu.

Sambil menahan tangis, PMI itu menceritakan kepada Faisal bahwa ia sudah menyuruh anaknya menemui perangkat desa namun tidak berhasil mendapatkan berkasnya.

PMI yang mengaku berasal dari desa Cantuk Lor, kecamatan Singojuruh, Kabupaten Banyuwangi itu mengatakan, dulu semua surat-surat yang di rumah disimpan oleh ayahnya. Setelah ayahnya meninggal semua surat-surat itu entah kemana hilangnya.

Sementara dokumennya sewaktu berangkat ke Taiwan dulu dibawa sponsor dan ia sendiri tidak tahu nama PJTKI apa yang memberangkatkan.

Faisal Soh dalam livenya juga meminta bantuan ke kepala desa Cantuk Lor untuk membantu mengupayakan atau membuatkan dokumen supaya warganya bisa pulang.

[HaniTW]



Related Articles