Breaking NewsPMI lainnya

15 Tahun Bekerja, PMI ini Beberkan Resiko Menjadi Supir Pribadi di Arab Saudi

Bekerja dimanapun, apalagi sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI) pasti akan menemukan resiko, baik keselamatan maupun kerugian secara material maupun non materi. Namun, resiko tersebut berbeda beda tergantung profesi yang digeluti, salah satunya menjadi seorang supir.

Menjadi seorang supir baik angkutan umum maupun pribadi tentu akan mendapatkan resiko yang berbeda-beda tergantung penempatannya. Hal ini diungkapkan oleh seorang PMI bernama Jaya yang bekerja sebagai supir pribadi di Arab Saudi.

Jaya merupakan laki-laki asal Indonesia yang telah bekerja selama 15 tahun di Arab Saudi sebagai supir pribadi. Dia mengatakan menjadi supir pribadi di Arab Saudi resikonya besar berbeda dengan di Indonesia. PMI tersebut mengatakan menjadi supir majikan atau pribadi harus menanggung resiko sendiri pada saat terkena tilang karena melanggar lalu lintas.

Jaya pernah mengalami hal tersebut dan alhasil gajinya harus dipotong untuk membayar biaya penilangan akibat melanggar lalu lintas. Itulah yang Jaya ingin beritahu kepada Anda semua yang ingin bekerja sebagai supir mengenai resiko sebenarnya menjadi supir majikan di Arab Saudi atau negara Timur Tengah tersebut.

Darnichn.



Related Articles